Sabtu, 19 Juli 2008

Aku memanngillya : ShOleHa

Masih terkenang saat itu,
tuk pertama kali nya...
Menerima kehadirannya, membersihkan segala darah dan lendir yang menyelimuti tubuhnya.

Pecah tangis nya begitu kuat,
saat mulai kumasuk kan selang panjang nan mungil,
membuang lendir dalam mulut dan parunya.


Dia...begitu kecil, mungil...cantiq...
Dia dilahirkan melalui usaha ceasar,
Maka...mulai saat itu,
kupanggil ia ShoLeha.



Namun, sepanjang bertugas menjaganya,
sepasang suami-istri...
ayah dan ibu ShoLeha,
berharap iba ku...
agar berkenan menajaga dan merawatnya,
tuk selamanya..



What's Up??
ShoLeha ku yang chantiq...begitu saja mereka lepaskan??
Dengan melalui perjuangan seorang ibu, yang tidak mudah.
Dan...kepadaku...mereka berharap????



KEbahagiaan yang kutangisi,
seminggu menjaganya di RSI Koja Jakarta Utara,
Ternyata, kedua orang tua Sholeha begitu memperhatikanku.
Dan keadaan mereka yang tidak mampu menebus ShoLeha
keluar dari RS ini, membuat mereka tega melepaskannya...




Ahh...ShOleha, andai aku dapat menerima mu saat itu....
Aku yang masih begitu muda, 20 tahun....
Sudah dapat merasakan, begitu mencintai mu...mengharapkan mu...
Tapi...mungkinkah???




Suatu keinginan yang aneh saat itu??
Tapi, semua akhirnya berlalu....
Sholeha ku diambil dan dijaga, dengan seorang dokter di RS tersebut,
yang sudah beberapa lama belum mempunyai keturunan.




Ahhh...Subhanallah,
"Sholeha ku...?? apa kabar nya diri mu na' saat ini....?!"
Aku merindui mu, bagaikan kasih seorang ibu....

3 komentar:

Service Komputer mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

Semoga anak tersebut benar-benar mnenjadi anak shalehah dan qurratu a'yun....

Anonim mengatakan...

Semoga anak tersebut benar-benar mnenjadi anak shalehah dan qurratu a'yun....