Senin, 21 Juli 2008

LUKA...

Mengenang LuKa ku...
Takkan pernah bisa hilang,
Namun ku akan tetap bertahan
Tuk berpijak.


Mengenang Air Mata Kesedihan...
Tak kan pernah mengering,
Tetapi aku akan tetap yakin,
Masih ada hari esok yang cerah,
untukku...



Mengapa sering kali ku dengar caci...
Tiada pujian mu,
Mengapa tega kau lampiaskan marah,
Saat Air mata ku mengalir,
Mengapa sanggup kau sentuh wajah ku dengan kasar,
hingga mataku memerah....



Aku yang 'diam'....bukan berarti ku menerima,
Aku yang sendiri dalam tangis...bukan berarti aku lemah,
Aku yang sendiri mengeluh tentang mu,
bukan berarti aku membenci...



Aku dengan diri ku yang lemah,
Aku yang dengan kekanak-kanakan ku,
Aku yang dengan kesederhanaan ku...
Tidak kah bisa kau menerima apa adanya???
Seperti aku yang 'setia' berpijak disamping mu......





Berharap dan akan terus berharap......
Salsabila...tetaplah survive....insyaAllah !!

3 komentar:

Service Komputer mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Service Komputer mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

Mengingat sebuah do'a dalam tulisan ana...
“Ya Allah, hamba mengaku begitu banyak dosa dan kekurangan
Ilhamkan pada diri hamba cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada suami tercinta
Ya Allah, dengan segala kemurahan-Mu...
Hamba memohon jangan murkai ia karena kelalaiannya
Maafkanlah ia…
Dengan sepenuh cinta hamba masih tetap menyayanginya
Ya Allah, berilah hamba kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya
Engkau maha Tahu Ya Allah...
Hamba begitu mencintainya karena-Mu
Sampaikanlah rasa cinta ini kepadanya dengan cara terbaik-Mu
Tegurlah ia dengan jalan terbaik menuju keridhaan-Mu”